Fakta SBMPTN Yang Perlu Diketahui

Published on by Beni Napitu

Fakta SBMPTN Yang Perlu Diketahui

SBMPTN adalah satu diantara seleksi nasional menuju perguruan tinggi negeri. SBMPTN tidak sama sekali dengan SNMPTN. Kenapa tidak sama? lantaran dalam SBMPTN pesera mesti merampungkan beragam jenis masalah yang tingkat kesulitannya begitu tinggi sekali. tidak sama dengan SNMPTN yang cuma memercayakan nilai raport serta UN.

Dalam isi masalah SBMPTN baiknya anda mesti tahu banyak hal agar anda tak terjerat dengan namanya masalah. dianaranya seperti berikut :

A. Tahu TypeTes

Tes Potensi Akademik (TPA)
Tes Sisi Studi Prediktif (TBSP) :

Mengenai materi/mata pelajaran SBMPTN adalah

Tes Bidang Studi Basic terdiri atas mata ujian Matematika Basic, Bhs Indonesia, & Bhs Inggris.
Tes Bidang Studi IPA terdiri atas mata ujian Matematika, Biologi, Kimia, & Fisika.
Tes Bidang Studi IPS terdiri atas mata ujian Sosiologi, Sejarah, Geografi, & Ekonomi.

Pembobotan Hasil Ujian

Acara Studi yg tidak mengadakan uji ketrampilan, pembagian bobotnya yaitu sbg tersebut :

* 1. Tes Potensi Akademik (TPA) : 30%
* 2. Tes Sisi Studi Prediktif (TBSP) : 70%

Acara Studi yg mengadakan uji ketrampilan, pembagian bobotnya yaitu yang disebut tersebut :

* 1. TPA serta TBSP : 60%
* 2. Uji Ketrampilan : 40%

Penilaian Hasil Ujian

Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan sebagai tersebut :

* 1. Jawaban BENAR : + 4
* 2. Jawaban SALAH : – 1
* 3. Tidak Menjawab : 0

Masing-masing mata ujian akan dinilai berdasar pada peringkat dgn taraf 0 sampai seratus sebelumnya nilai itu dijumlahkan. Oleh karena itu, masing-masing mata ujian harus ditangani sebagus mungkin & tidak ada yg diabaikan.

Uji Ketrampilan buat demikian banyak acara studi.

1. Ujian Ketrampilan dikerjakan pada Tanggal yg telah di tentukan
2. Untuk penyandang tuna netra yg ingin ikuti seleksi ini akan dipandu Pegawai kusus.
3. Untuk peserta seleksi yg pilih acara studi Keolahragaan serta/atau kesenian, Acara Studi Pendidikan Guru Sekolah basic (PGSD)/Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) & Acara Studi Pendidikan Anak Usia Awal (PAUD) diharuskan ikuti Uji Ketrampilan husus.
4. Biaya ikuti ketrampilan husus dibayarkan pada PTN pilihan yg lakukan ujian & dijamin sendiri oleh peserta.
5. Peserta yg pilih 2 (dua) Acara Studi Kesenian/Keolahragaan/PGSD/PGMI diharuskan ikuti uji ketrampilan di ke-2 acara studitersebut.
6. Hasil ujian ketrampilan husus digunakan yang disebut satu diantara penentu kelulusan ujian.

Di bawah ini yaitu materi ujian utk SBMPTN
1. Test Potensi Akademik (TPA) : bobot penilaian 30 persen

TPA berperan menilainya tiga kemampuan calon mahasiswa, adalah kemampuan komunikasi, analisa, & berhitung.
TPA yaitu tanda panilaian intelegensia alamiah peserta,
TPA utk menjaring peserta didik yg benar-benar memiliki kemampuan yg komprehensif.
Bentuk TPA : berbentuk tes kemampuan memikirkan lewat cara logisdan berbeda dari psikotes yg biasanya ditangangi husus oleh satu orang psikolog
Tes ini dan berguna yang disebut tanda penilaian yg bebas dari kerancuan tuntunan menggali pengetahuan karena rata rata peserta didik yg lulus & mampu kerjakan masalah tes hanya sebab hafal rumus yg didapat saat ikuti tuntunan mencari pengetahuan saja & bukanlah munrni kemampuan memikirkan sendiri.
TPA juga mempunyai tujuan buat menghimpit angka drop out (DO) karena tes ini akan memberi penilaian & menimbang cocok-tidaknya peserta didik yg berkaitan diterima di jurusan yg dianya tentukan. Argumennya, banyak masalah peserta didik yg diterima masuk PTN tidak bisa merampungkan kuliahnya karena hal ketidakcocokan dgn jurusan yg diambil.

2. Tes Potensi Sisi Studi Prediktif (TPBSP) : bobot penilaian 70 persen

Terdiri atas :

Kemampuan Basic – 105 menit

Matematika basic : 15 masalah
Bhs Indonesia : 15 masalah
Bhs Inggris. : 15 masalah
Prakiraan rata rata kecepatan kerjakan 1 masalah = 1, 2 menit = 72 detik

Kemampuan IPA – 75 menit

Matematika IPA : 15 masalah
Biologi : 15 masalah
Kimia : 15 masalah
Fisika. : 15 masalah
Kecepatan kerjakan 1 masalah = 1, 5 menit = 90 detik

Kemampuan IPS – 75 menit

sejarah : 15 masalah
Geografi : 15 masalah
Ekonomi : 15 masalah
Sosiologi (mapel baru tahun2009) : 15 masalah
Kecepatan kerjakan 1 masalah = 1, 5 menit = 90 detik

B. Penilaian hasil ujian

1. Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan yang disebut tersebut :

jawaban benar = + 4
jawaban salah = -1
tidak menjawab = 0

2. Masing-masing mata ujian bisa dinilai berdasar pada peringkat berbarengan taraf 0 sampai seratus sebelumnya nilai itu dijumlahkan. Oleh karenanya, masing-masing mata ujian harus ditangani sebagus mungkin saja & tidak ada yg diabaikan.

C. Kenyataan sehubungan sistem penilaian SBMPTN

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negara (SBMPTN) sejak mulai thn 2009 dahulu memberlakukan sistem penilaian baru dalam menyeleksi peserta yg akan masuk berbentuk sistem persentil. Sistem penilaian ini sangat begitu berbeda dari sistem penilaian pada SBMPTN bebrapa th. dimuka awalnya yg mengakumulasikan jumlah nilai dari mata pelajaran yg diujikan lewat cara keseluruhnya atau umum diberi nama dgn nilai mentah.

Apabila masih tetap sama dgn thn dahulu hingga penilaian SBMPTN 2014 akan dikerjakan per mata pelajaran yg diujikan lewat cara terpisah. Dari penilaian lewat cara terpisah itu nanti akan diberikan rangking & peserta yg rangking rata-ratanya agung di semua mata pelajaran yg diujikan berpeluang gede lolos. Sedang dalam penilaian dimuka awalnya, peserta yg hanya bisa dihandalkan dalam satu diantara mata pelajaran tetaplah memiliki mungkin saja lolos tes masuk.

Arti dari pemberlakukan sistem persentil adalah utk menjaring beberapa peserta SBMPTN yg memiliki kemampuan lebih komprehensif. Pada Awal Awalnya, banyak masalah peserta yg lolos & diterima oleh satu jurusan di PTN malah tidak memiliki kemampuan yg bisa dihandalkan pas dgn jurusan yg diambil.

Published on Pendidikan

Comment on this post